Pasar Loak di Quebec

Pasar loak, flea market, flohmarkt atau kalau disini namanya marché aux puces adalah tempat cuci mata sekaligus berbelanja dengan biaya yang affordable, hahaha.. Sebagai keluarga mahasiswa yang  mengamalkan dasadarma pramuka ke 7 ( hemat, cermat dan bersahaja), akhir-akhir ini kami sering berjalan-jalan ke pasar loak.

pasarloak_mainan

Beberapa pasar loak yang sudah kami kunjungi di Quebec, antara lain:

Marché aux puces Charest (130 W Boulevard Charest, QC G1N 2E2)

Pasar loak ini sekilas tidak terlihat jika kita lewat di depannya. Papan namanya imut (tapi sayang saya lupa ambil foto). Dari luar tampak seperti kompleks gudang. Tapi ketika kita masuk, nampak seperti pasar dengan deretan kios.

Di pasar loak ini diperlukan kemampuan  (1) menawar dan (2) bahasa prancis. Hamdalah suami memiliki keduanya. Bakat alam menawar yang sudah tidak diragukan membuat kami sukses mendapatkan:
– 2 buah helm sepeda @ $5 (baru ± C$25)
– 2 buah rak sepeda @ $5 (baru ± C$15)
– 1  buah tas sepeda seharga $20 (baru ± C$80)

Marché aux puces Ste-Foy  (930 Roland Avenue Beaudin G1V 4H8)

pasarloak_overview

Hari Minggu lalu kami bersepeda menuju Marché aux puces Ste-Foy yang jaraknya hanya sekitar 2 km dari rumah. Kami penasaran karena konon pasar loak ini merupakan pasar loak outdoor yang terbesar di Cikebek. Pasar loak ini hanya ada pada hari Minggu sepanjang musim panas (Mei – Oktpber), pada pukul 09.00 – 15.00 EDT. Oya, pasar loak ini bersebelahan dengan Marché public de Sainte-Foy alias pasar rakyat (terjemahan ngaco, hihihi)

Di pasar ini aneka barang dijual berdampingan. Mulai dari mainan anak-anak, buku-buku berbagai bahasa, peralatan rumah tangga, sampai daun pintu dan perlengkapan golf! Hahaha.. lengkap lah yaa…

Tujuan utama kami sebenarnya mencari blender (inah pegel ngulek pake cobek mortar, nyaah, hahahaa..), mikser (lengan inah udah saingan sama atlet dayung akibat ngocok butter pake ballon whisk, hihihi), dan baut untuk pasang keranjang sepeda. Mulia banget yaaa…

Sementara suami asyik memilih aneka perlengkapan ngoprek-nya, saya berkeliling mencari ‘mangsa’. Sayangnya saya masih kurang pede untuk berburu karena mayoritas pedagang murni berbahasa perancis. Dan kemampuan bahasa prancis saya masih sebatas: salut, bonjour, merci dan au revoir (rugi bandar bayar les di IFI, hahaha *sedih*).

Akhirnya saya sukses menemukan novel klasik berbahasa enggris seharga CAD 1 sajaa *bahagia*. Dan hamdalah sang penjual bisa berbahasa enggris, yeaay!

Setelah mengelilingi arena pasar loak yang cukup luas, kami belum juga menemukan blender dan mikser. Ternyata mencari barang elektronik bekas disini tidaklah mudah. Tidak selengkap bayangan kami, hahaha..

LaFripe.com (2120, rue Boivin, Québec G1V 1N7)

LaFripe.com adalah sebuah organisasi nirlaba yang bertujuan membantu para warga yang kurang mampu. Sebagian besar barang yang dijual adalah pakaian (mulai dari bayi sampai oma-opa), sepatu, mainan anak, perlengkapan dapur, buku-buku,  maupun aneka hiasan dengan harga terjangkau.

Memasuki galeri, di sisi kanan berjajar rapi aneka hiasan rumah seperti aneka vas, miniatur binatang (termasuk bebek!), tempat lilin, dll. Harganya mulai 50 sen hingga CAD 4 saja. Di bagian kiri, ada sebuah ruangan yang penuh dengan aneka pakaian anak yang meski statusnya bukan baru tetapi masih dalam kondisi sangat layak. Sebuah rok carter lucuu harganya CAD 4, hehehe.

Tujuan kami masih sama, mencari blender. Kami pun bergerak ke bagian belakang, bagian perlengkapan dapur. Sayangnya lagi-lagi kami tak menemukan barang elektronik selain water heater. Tetapi disitu ada berbagai sendok dan pisau butter. Harganya 10 sen saja *mata berbinar-binar*

Dan yang membuat kami lebih semangat lagi, pada hari itu semua diskon 50%. Hohoho.. dan hasil perburuna kami hari itu: kaca mata hitam (1), pisau dapur (1), pisau butter (4), sendok kecil (5), sendok bebek keramik (5), bebek keramik (1) yang harus kami tebus seharga CAD 3.15 *bahagiaaa* Hahaha…

Yang membuat tempat ini jauh lebih menyenangkan dibandingkan pasar loak lainnya adalah para volunteer yang bertugas. Hampir semua sepuh-sepuh, tapi semuanya super-ramah. Sayang kami datang sudah terlalu sore, saat toko sudah hampir tutup. Meski demikian, mereka tetap melayani dengan ramah dan akrab. Oya, disini ada jadwal diskon 50% di setiap Jumat pertama setiap bulan. Mungkin tanggal 5 Agustus kami akan berkunjung kesini lagi  😜😜

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s