CGK – DXB – YYZ -YQB

 

Sepertinya ini adalah rute penerbangan terpanjang yang pernah saya jalani. Total berada di udara 23 jam 24 menit. Iyah, nyaris seharian..hahaha… Ditambah transit di Dubai hampir 5 jam dan Toronto sekitar 3 jam, total perjalanan memakan waktu sekitar 31.5 jam.

Ada banyak alternatif penerbangan dari Jakarta menuji Cikebek. Saya waktu itu menggunakan emirates karena termasuk yang paling murah dan waktu transit lumayan manusiawi.

IMG-20160514-WA0003

Toronto Pearson Airport

Dari pengalaman memilih penerbangan ke Kanada, saya jadi tau kalau bagasi untuk ke Amerika Utara untuk semua maskapai adalah 46 kg. Sementara untuk bagasi kabin, ukuran berbeda-beda. Emirates mengijinkan bagasi kabin seberat 7 kg saja. Sementara Cathay lebih banyak, 15 kg! Hohoho.. Emak-emak rempong macam saya, ga cukup ya ternyata kalau total bagasinya (hanya) 56 kg…hahaha.. Total bawaan saya sekitar 60 kg, sodara-sodara! Itu pun setelah bongkar-pasang koper beerrrkali-kali *tutup muka*.

Hamdalah perjalanan relatif lancar. Di Dubai, ternyata saya bertemu dengan salah satu senior di kantor lama…hohohoo.. Hamdalah ada temen nunggu ya. Beliau akan melanjutkan perjalanan ke Bonn. Setelah selesai dengan urusan cek tas, boarding pass & paspor, kami langsung mencari gratisan wifi, hahaha..

IMG-20160518-WA0022Login-nya cukup susah ternyata. Akhirnya kami memutuskan untuk ke kedai kopi yang biasa menyediakan wifi gratis. Ternyata setelah kami membeli 2 kopi, ga ada gratisan wifi sodara2..hahhahaa.. gigit jari deh yaa… Yasud, akhirnya kami window shopping aja.

Akhirnya beliau boarding. Saya masih harus menunggu sekitar 2 jam lagi. Iseng-iseng oprek, yeay.. bisa connect juga! Hamdalah dapet gratisan 60 menit yaa.. Lumayan buat kabar2 ke keluarga 😀

Dan ternyata di dalam pesawat ke Toronto ada koneksi internet juga. Gratis untuk 10 MB. Kalau masih kurang, bisa beli $1 untuk 500 MB.

Selama perjalanan, matahari bersinar cerah ceria. Waktu setempat berada di antara jam 9 pagi – 3 sore. Tapi in flight entertainment-nya lumayan lengkap dan tempat duduk lumayan nyaman untuk tidur. Jangan lupa bawa bantal yaa.. 😉

Setelah terbang sekitar 14 jam non-stop dengan Airbus A380-800, hamdalah sampai juga di Toronto. Pemeriksaan imigrasi cukup cepat dan saya pun segera mengambil bagasi. Hamdalah ga kena random check yaaa.. Ga bawa yang dilarang siiy, tapi tetep aja deg-degan kalo kena random check kan yaa..

Setelah meletakkan koper di conveyer belt, saya menuju terminal domestik. Petunjuk menuju terminal domestik cukup jelas. Melewati x-ray bagasi, dan menuju ruang tunggu. Saya seharusnya transit sekitar 2,5 jam aja. Tapi ternyata penerbangan ke Cikebek delay sekitar 30 menit. Yasud, gapapa..istirahat aja lah yaa.. menikmati matahari sore di bandara 😀

Akhirnya jam 18.40 kami naik ke Bombardier menuju Cikebek. Penerbangan sekitar 1,5 jam dan hamdalah…sampai juga di cikebek dengan disponsori oleh tolakanging 2 sachet, 4 lembar salongpas dan my stupid bos 😀

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s