Beasiswa Ngoran

Minggu lalu, Québec sempat diguyur hujan salju. Ketika bersepeda di tengah hujan salju, saya teringat *tsaah* beberapa tahun lalu saat bekerja sambilan menjadi loper koran di sebuah kota kecil di Jerman. Saat itu saya sedang sekolah dan memerlukan biaya untuk kuliah lapang. Satu-satunya pekerjaan sampingan yang (hampir) tidak memerlukan kemampuan berbahasa Jerman adalah menjadi loper koran (ngoran).

Bagi pelajar Indonesia di Göttingen, ngoran adalah hal wajar. Seringkali menjadi salah satu sumber pendapatan saat beasiswa ngadat. Koran di Göttingen bernama ‘Göttinger Tageblatt’ atau biasa disebut GT. Maka seringkali kami menamainya “beasiswa GT” 😂

Produktbild NC-9058

Kotak pos merangkap tempat koran/majalah (sumber: www. pearl.at)

Di pilem-pilem Amrik, menjadi tukang koran tampak mudah. Si tukang koran naik sepeda, lalu koran yang sudah digulung, dilemparkan ke halaman pelanggan. Di Göttingen ternyata tidak demikian. Kami harus memasukkan koran ke dalam kotak surat (briefkasten) atau tempat koran sesuai nama dan alamat pelanggan. Kalau kebetulan si pelanggan tinggal di satu rumah sendiri dan berlangganan satu jenis koran, tentu akan mudah. Namun seringkali mereka tinggal di appartemen yang kotak suratnya berjajar 😂 dan koran yang kami antar bukan hanya GT, tetapi juga koran lain seperti Süddeutsche Zitung, Frankfurter Allgemeine Zeitung, dll.

briefkasten_banyak

Kotak pos se-RT (sumber: http://www.schweizer-metallbau.ch)

Masing-masing loper koran biasanya mendapat ‘jatah’ 2 blok, kurang lebih sekitar 200 pelanggan. Keterampilan mengingat nama pelanggan, letak kotak surat dan jenis koran menjadi syarat mutlak jika tidak ingin mendapatkan komplain pelanggan yang bisa berujung pada pemecatan *sedih yaa 😂

Lalu apa hubungannya dengan hujan salju di Québec? Iyah, kebetulan saya ngoran pada saat winter dari hari Senin sampai Sabtu. Saya biasa bangun pukul 3.45, lalu berangkat pada pukul 4 pagi. Perjalanan dengan sepeda menuju ‘basecamp’ tempat mengambil koran sekitar 15 menit. Sesampai disana kami harus segera loading koran, memeriksa apakah ada ‘surat’ dari kantor GT tentang komplain, pelanggan baru atau pelanggan yang berhenti.

2013-01-18-04-03-39

Penampakan sepeda sebelum muatan penuh. Tas biru (kiri & kanan) akan penuh dengan koran.

Setelah siap, kami pun segera meluncur menuju rumah pelanggan. Jika semua lancar, koran bisa selesai diantar sebelum pukul 6 pagi. Tetapi saya pernah mengalami ban tiba-tiba bocor atau sepeda rusak. Terpaksa harus mendorong sepeda dari rumah ke rumah. Atau pernah saat salju menumpuk, muatan sepeda super penuh (mungkin kalau ditimbang sekitar 40 kg), saya tidak melihat ada lubang. Maka, saya, sepeda dan koran-koran bergelimpangan. Duh, rasanya patah hati 😂

Paling sedih itu kalau pagi-pagi hujan. Duh, bingung rasanya. Koran pasti akan basah dalam proses pengantaran dari sepeda ke pelanggan. Lalu tangan akan terasa super dingin karena ‘disiram’ air es. Pakai sarung tangan akan memperlambat pergerakan (karena jadi susah ambil korannya), tapi kalau tidak memakai sarung tangan, bisa-bisa beku dan sakit. Galau kan yaa…hahaha…

Tapi menjelang natal biasanya beberapa pelanggan memberikan hadiah untuk tukang koran. Saya pernah mendapat coklat, kopi, wine dan yang menyenangkan adalah mendapat kartu ucapan terima kasih & selamat liburan (yang biasanya ada uangnya, hahaha).

Buat saya pengalaman ngoran ini sangat berkesan. Banyak cerita yang mungkin ga akan saya dapat kalau saya ga ngoran. Dikagetin orang mabok yang tiduran di teras rumah pelanggan, dikejar anjing saat mengantar koran, diajak ngobrol kakek pelanggan yang senang korannya datang, atau bertukar sapa dengan petugas pembersih salju di jalan raya.

Selain itu, berkat ngoran biaya kuliah lapang yang lumanyun banget bisa dilunasi, hihihi.. hamdalah yaa..😂😂⁠⁠⁠⁠

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s