Tips Hidup Hemat di Kanada

Sebagai keluarga mahasiswa kami harus senantiasa mengamalkan Dasa Dharma Pramuka, terutama pada poin ke 7, hemat cermat dan bersahaja 😅😅⁠⁠

Buat saya, biaya hidup di Kanada relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan Jerman, apalagi Indonesia. Nah, saya punya beberapa tips yang mungkin bisa diterapkan agar uang beasiswa tidak cepat menipis 😜😜

TEMPAT TINGGAL

whatsapp-image-2017-01-22-at-12-25-57

Salah satu gedung student residence

Jika sendiri, tinggal di student residence akan lebih hemat dan praktis karena semua fasilitas sudah tersedia dan tarifnya cukup bersaing (C$341 atau sekitar 3,4 juta rupiah). Fasilitas di student residence antara lain toilet & kamar mandi (sharing), dapur komunal, kotak surat, playroom, ruang belajar dan ruang laundry. Info lengkap bisa dilihat disini.

Tapi kalau kebetulan ada teman yang ingin sharing apartemen, bisa jadi pilihan menarik juga. Bisa lebih murah daripada tinggal di kampus. Namun biasanya harus sharing tanggung jawab juga, seperti membersihkan kamar mandi, membersihkan salju di balkon, dll.

Jika tinggal disini bersama keluarga, pilihan yang paling manusiawi adalah menyewa apartemen. Ada banyak website yang bisa dijadikan referensi, antara lain kijiji.carentquebecapartments.com, laberge.qc.ca, dll. Jangan lupa untuk memilih apartemen yang fasilitasnya mencakup biaya penghangat (heater) di musim dingin.

Untuk menghemat biaya transportasi, bisa memilih lokasi tempat tinggal yang dekat dengan tempat aktivitas. Misal lebih banyak di kampus, pilih yang dekat kampus. Kalau aktivitas banyak di lab yang letaknya di downtown, pilih di daerah downtown *pastinya 😜
Dengan demikian kita bisa menuju lokasi aktivitas dengan berjalan kaki atau bersepeda 😊

TRANSPORTASI

Karena kami tinggal di dekat kampus, alat transportasi utama kami adalah sepeda. Murah meriah dan menyehatkan 😜

Alternatif transportasi umum, di Cikebek ada bus dan berikut daftar tarifnya:

screen-shot-2017-01-21-at-11-27-24-am

Info lengkap bisa dilihat disini ya 🙂

Jika ingin menggunakan mobil pribadi, boleh-boleh saja saja. Harga mobil disini lumayan murah dibanding di Indonesia. Misal harga mobil Ford Focus 2015 C$ 16.000 atau sekitar 160 juta rupiah. Harga bensin sekitar 10-12 ribu rupiah per liter. Tapi sebelum memutuskan untuk membeli mobil, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan:

  1. Harus memiliki SIM Quebec – persyaratan dan biaya bisa dilihat disini
  2. Biaya parkir baik di tempat tinggal maupun di kampus.
    Biasanya ongkos sewa apartemen tidak termasuk sewa parkir. Parkir di luar sekitar C$20/bulan dan parkir di dalam sekitar C$50/bulan. Harga bisa berbeda untuk setiap apartemen.
    Nah, parkir di kampus biayanya bervariasi bergantung lokasi parkir, antara C$82 -$164/bulan. Informasi mengenai biaya parkir di kampus bisa dicek disini.
    Plus ongkos parkir di tempat umum juga jangan lupa dipertimbangkan 😜😜

KOMUNIKASI

Seperti juga di Indonesia, di Kanada ada pilihan pra dan pasca bayar. Tapi menurut saya, sistemnya agak ajaib. Pra-bayar disini ada semacam ‘bayar’pulsa bulanan agar nomer tersebut tetap aktif. Misal memilih paket $15, berarti setiap bulan harus ‘isi pulsa’ sebesar C$ 15. Seorang teman mengatakan, ketika menerima telpon, pulsanya ikut kepotong 😬😬 *duh, Kanada..

Oya, C$15 per bulan itu belum termasuk internet yaa… Kalau ingin menggunakan internet, ada paket lain, misal $30 (telpon + 200 MB), $45 (telpon + 500 MB) atau $65 (telpon + 1GB). Beda provider akan beda paket dan harga pastinya.

Agar menghemat biaya komunikasi, saya dan suami tidak membeli ‘nomer’ Kanada. Kami hanya mengandalkan koneksi internet. Di rumah kami menggunakan internet dengan biaya sekitar $43 untuk 250 GB. Ketika di luar rumah, di beberapa tempat umum biasanya ada layanan wifi gratis. Jadi, untuk berkomunikasi kami menggunakan beberapa aplikasi gratis di hp seperti WhatsApp dan Fongo 😎😎

BELANJA

Untuk belanja kebutuhan sehari-hari, rajin-rajinlah memantau brosur diskon warung terdekat. Selain itu, sesuaikan lidah dengan bahan-bahan lokal, terutama untuk  buah dan sayur.

Mumpung disini, mari nikmati aneka buah yang kalau di Indo hanya ada di supermarket/toko buah dengan harga yang aduhai. *Say hello sama strawberry, plum, aprikot, dll dan dadah-dadah sama pepaya, durian, mangga gedong gincu 😂😂

Begitu juga dengan sayuran. Mengharapkan makan tumis kangkung setiap hari adalah salah satu hal yang membuat dompet lekas kempis (harga kangkung C$6/kg). Untuk itu, kita harus kreatif mengolah sayuran lokal. Misal, tumis kale (Brassica oleracea) bisa menggantikan tumis daun pepaya ala Manado 😆😆

sayur_pepaya_manado

MASAK SENDIRI

Yeap, tinggal di negeri yang ga ada fasilitas go-food, warteg, mie tektek keliling, dan sejenisnya mau ga mau membuat kita lebih kreatif. Jajan di kantin atau restoran jelas bukan solusi yang baik untuk keluarga mahasiswa macam kami 😜😜😜

Hikmahnya, kemampuan masak sedikit meningkat. Sate padang, bebek betutu, nasi liwet, lontong sayur, bubur ayam, bakso malang dan aneka jajanan kini bisa dibuat sendiri di dapur *congkak 😜😜

LAIN-LAIN

Penghematan lain dapat dilakukan dengan membawa bekal makan siang dari rumah. Sepotong sandwich di kampus sekitar C$6. Disini membawa bekal makan siang merupakan hal yang wajar. Di kantin tersedia microwave yang bebas digunakan oleh siapa saja.

Masih perlu tips lain? Sila lanjut ke bagian 2 ya 😊

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s