Wisdom Teeth Removal (lagi)

Sepertinya saya termasuk golongan masochist (baca: suka disakiti). Tapi jadi rancu antara masochist atau ga mau rugi? Eh?

Di cerita sebelumnya, saya cerita pasca dari dokter gigi, salah satu tindakan yang perlu dilakukan adalah pengambilan 3 gigi bungsu (wisdom teeth removal). Nah, setelah mendapat jawaban dari asuransi, ternyata akan dicover 70% plus diskon 20% dari klinik.

Lagi-lagi kalkulator saya bekerja. Ok, fix, bayarnya sekitar C$70. Jauh lebih murah daripada di Indonesia😆 Setelah tau bayarnya lebih murah, mulailah menguatkan mental 😂

2017_0519_16402300

Akhirnya tiba hari H. Saya tiba di klinik sekitar 20 menit sebelum waktu yang ditentukan. Ternyata kak dokter telat sekitar 30 menit.. jadilah saya menunggu hampir 1 jam. Artinya, tangan saya makin dingin – baca: grogi 😂

Masuk di ruangan, berusaha tetap tenang (meski sebenarnya jiper juga liat aneka peralatan bedah itu 😂). Saat membuat janji, diinformasikan bahwa operasi memerlukan waktu sekitar 80 menit.

Saat saya duduk di kursi periksa, Dokter Jack menjelaskan bahwa gigi geraham bawah kanan yang akan diambil terlebih dahulu karena posisinya agak sulit. Lalu menyusul geraham atas kiri dan kanan.

Setelah menyuntikkan anestesi di beberapa titik, dokter Jack mulai bekerja. Mencongkel gigi (sepertinya) dengan (semacam) tang. Sampai terdengar bunyi. “KRAAAK!!”. Saya sempat kaget. Tapi kata dokter Jack dengan bahagia, “Yeay, your tooth is moving!”. Sungguh tak berperasaan ya 😂

Singkat cerita, operasi berjalan lancar dalam waktu 30 menit! Hamdalah ga jadi 80 menit ya. Tangan saya pasti udah sedingin udara di luar sana 😅. Setelah operasi, dokter Jack berkata, “Jangan scuba diving dulu ya” Lah? Ya kaliiiiiii 😂😂😂

Kemudian berbagai petuah dilanjutkan oleh Mbak Val, asisten dokter Jack.

  1. Saat menggosok gigi, bagian yang diambil gigi tidak boleh dibersihkan selama 48 jam pertama
  2. Dilarang minum dari sedotan, minum air panas dan meludah selama 48 jam pertama
  3. Menghindari mengunyah di area belakang. Sebaiknya makan makanan lunak selama 48 jam pertama. Hindari makanan yang keras (misal: kacang, keripik, sayuran mentah) selama 10 hari pertama.
  4. Dilarang merokok
  5. Menghindari olah raga (berenang, lari, dll)
  6. Masa pemulihan sekitar 3-4 minggu  (lama banget😂)
  7. Dalam 2-5 jam pertama, minum pain killer (saya dapat resep 1000 mg acetaminophen, 600 mg ibuprofen dan jika diperlukan 5 mg oxycodone – saya skip yang terakhir ini). Setelah itu, minum obat jika terasa sakit (dengan jeda masing-masing 3 jam). Jika sakit masih berlanjut setelah 5 hari, hubungi klinik
  8. Dalam 48 jam pertama akan ada sedikit pembengkakan. Untuk mengatasi, kompres dengan es/air dingin selama 15 menit dan ulangi 45 menit kemudian. Jika dalam 72 jam masih ada pembengkakan, hubungi klinik
  9. Pada masa 48 jam pertama, perdarahan masih dianggap normal. Jika hal tersebut terjadi, lakukan langkah (8), lalu posisikan kepala tetap di atas, tetap tenang dan jangan diludahkan atau disedot.

Alhamdulillah, proses pemulihan berjalan lancar. Mulai hari ke empat saya mencoba menambah jarak minum obat. Ternyata ketika 6 jam tanpa obat, rasanya aduhai.. nyut-nyutan di kepala 😂. Hamdalah hari ke 8 sudah bisa tanpa pain killer. 

Oya, tips tambahan dari pengalaman saya:

  1. Jangan gunakan sikat gigi elektrik sampai 2 minggu pertama. Asli, rasanya ga enak banget pas kena getaran sikat gigi ini 😅
  2. Jangan makan makanan mengandung biji-bijian kecil, misal onde-onde atau sambal yg masih ada bijinya.
  3. Rajin kumur air garam hangat untuk mengurangi ngilu & konon lebih bagus daripada pake pencuci mulut (baca: mouthwash) pabrikan

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s