Living in Quebec

Akhirnya… Ada Bus ke Bandara Quebec!

Alhamdulillah, setelah sekian lama mendambakan alat transportasi semacam bus DAMRI di Quebec ini, akhirnya terwujud πŸ˜‚

Selama ini, untuk ke bandara Jean Lesage (YQB) dan sebaliknya hanya bisa dengan (1) kendaraan pribadi, (2) taksi, atau (3) uber. Kalopun ada bus yang berhenti di bandara, hanya ada satu dari Terminal Les Saules (bus nomor 78). Itu pun hanya dua kali per hari, jam 6.56 dan 7.26 . Sementara dari bandara ke Terminal Les Saules hanya jam 16.04; 16.31 dan 16.34. Dari daerah kampus ke Terminal Les Saules juga PR sik. *dasar pemalas, cuma 20 menit naik bus padahal πŸ˜‚ Tapi dengan jadwal sesadis itu, yakali terbang jam 7 malem, dari rumahnya jam 6 pagi? πŸ™„

Bus ke bandara ini bernomor 76 dengan trayek Stasiun Kereta (Gare) Ste-Foy – Bandara. Frekuensinya juga jauh lebih manusiawi, setiap 30 menit dari jam 5 pagi sampai jam 11 malam. Baru akan beroperasi besok pagi, 15 Juni 2019. Tarif selama bulan Juni $3.05 untuk sekali jalan. Per 1 Juli 2019, seperti bus yang lain, tarif akan naik menjadi $3,10.

Dibandingkan dengan taksi atau uber, tentu saja tarif bus sangat ramah di kantong mahasiswa. Taksi dari daerah kampus ke bandara, tarifnya sekitar $30. Sementara dengan uber, $18-23.

Lalu, apakah kami akan menggunakan bus untuk ke bandara? Barusan saya memastikan, bagaimana rute yang harus kami tempuh dari rumah? Ternyata, (1) kami naik bus dari halte belakang rumah (sekitar 5 menit jalan kaki), lalu berhenti di Avenue Duchesneau, (2) baru berganti bus 76. Total perjalanan sekitar 35 menit. Kalo bawaan ga banyak, menurut saya, menggunakan bus adalah pilihan yang enak, hemat biaya dan hemat emisi 😎

Tapi kalo untuk pulang ke Indonesia dengan bawaannya segede-gede bagong, sudah pasti ini bukan pilihan yang tepat. Menaikkan dan menurunkan beberapa kali, koper dengan berat masing-masing 22 kg kan PR banget yaπŸ˜…. Dan perlu diingat, ini bus reguler semacam transjakarta. Bukan semacam DAMRI. Jadi, ga ada tempat buat koper, cyn…

Satu yang harus disyukuri, paling ga sekarang ada alternatif yang lebih ramah lingkungan dan ramah di kantong πŸ˜‰

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s