Living in Quebec

Mondo Karnaval 2019

Ihiy, ga berasa udah Mondo Karnaval lagi. Acara pamer budaya terbesar di kota kibek ini memang selalu dinantikan…hihihi.. Kapan lagi bisa pamer Indonesia yang super kaya budaya & sumber daya alam yekaaaan?! Kali ini Mondo dilaksanakan sejak 31 Agustus – 2 September 2019.

Tim Indonesia di parade Mondo Karnaval 2019 ยฉRay Bolang
Continue reading “Mondo Karnaval 2019”
Living in Quebec, masak

Buntil Kale

Udah beberapa minggu ini penasaran pengen bikin buntil. Tapi di Cikebek Raya ini semacam mustahil menemukan daun singkong. Kalopun ada, nemunya daun singkong tumbuk di Warung Afrika. Pernah coba beli, lalu dibikin rolade daun singkong. Rasanya? Duh, Beb… Saya ini termasuk pemakan segala. Tapi buat saya, daun singkong tumbuk ini rasanya orisinil banget, berasa daun banget!! ๐Ÿ˜‚

Continue reading “Buntil Kale”
Living in Quebec

Akhirnya… Ada Bus ke Bandara Quebec!

Alhamdulillah, setelah sekian lama mendambakan alat transportasi semacam bus DAMRI di Quebec ini, akhirnya terwujud ๐Ÿ˜‚

Selama ini, untuk ke bandara Jean Lesage (YQB) dan sebaliknya hanya bisa dengan (1) kendaraan pribadi, (2) taksi, atau (3) uber. Kalopun ada bus yang berhenti di bandara, hanya ada satu dari Terminal Les Saules (bus nomor 78). Itu pun hanya dua kali per hari, jam 6.56 dan 7.26 . Sementara dari bandara ke Terminal Les Saules hanya jam 16.04; 16.31 dan 16.34. Dari daerah kampus ke Terminal Les Saules juga PR sik. *dasar pemalas, cuma 20 menit naik bus padahal ๐Ÿ˜‚ Tapi dengan jadwal sesadis itu, yakali terbang jam 7 malem, dari rumahnya jam 6 pagi? ๐Ÿ™„

Continue reading “Akhirnya… Ada Bus ke Bandara Quebec!”
Living in Quebec

Lebaran Keempat di Kanada

Selamat lebaraaan… Mohon maaf untuk semua khilaf tulisan/kata yang kurang berkenan yaa.. Alhamdulillah ini lebaran keempat kami di Kanada. Bang Toyyib aja cuma 2x lebaran ga pulang ๐Ÿ˜…

Sejak Senin pagi (3 Juni 2019), kami sudah bertanya-tanya, “lebaran jadinya kapan sik?”. Karena di kalender dari masjid, diperkirakan 1 Syawal jatuh di hari Selasa, 4 Juni 2019. Sementara di Indonesia, Muhammadiyah jauh-jauh hari sudah mengumumkan lebarannya 5 Juni. Bukan apa-apa sik, ini menyangkut perkara kapan kudu masak buat open house ala-ala di rumah kami, hihihii.. Menyangkut hajat hidup orang banyak *halah

Di penghujung jam kantor, masjid Quebec mengumumkan, hilal sudah nampak di Amerika Utara..yeay!! ๐ŸฅฐPulang kantor, mampir di warung sebelah untuk membeli kentang. Tiba di rumah, saya dan suami pun langsung bergegas menyiapkan aneka hidangan lebaran seperti biasa: lontong, opor ayam, sayur cap go-meh, sambel goreng kentang plus kerupuk & rangginang. Kue kering? Hamdalah udah siap sejak akhir pekan sebelumnya, hihihi..

Continue reading “Lebaran Keempat di Kanada”
Jalan-jalan, Living in Quebec, Visa

Aplikasi Visa Schengen untuk Mahasiswa Indonesia di Kanada

Ihiiy! Ada yang mau ke eropaaaah! Ahahaha… Iyah, suami aja yang mau ke sana. Kebetulan ada conference dan alhamdulillah abstrak-nya lolos untuk dipresentasikan.

Seperti biasa, mamak ini yang bawel untuk urusan dengan imigrasi, hihihi… Dokumen yang dipersiapkan sih standar aja. Cuma, visa schengen ini emang agak ngeselin karena wajib ada travel insurance.

Continue reading “Aplikasi Visa Schengen untuk Mahasiswa Indonesia di Kanada”
Living in Quebec, musim dingin

Badai Salju 2019

Sepertinya ini badai salju terheboh sepanjang saya tinggal di Kanada. Indikatornya? Kampus Ulaval libur! Ahahaha…badai-badai sebelumnya, meskipun sekolah-sekolah diliburkan, kantor-kantor tutup, Ulaval tetap normal.

Cuplikan layar dari situs Ulaval

Saking juuaarang-nya kampus ini tutup saat cuaca buruk, sampai muncur beragam meme. Ini salah satunya ๐Ÿ˜‚

Foto: Journal de Quebec

Apakah kantor saya libur? Tentu tidak. Saya boleh kerja di rumah. Tapi kemarin pagi ada sesuatu yang harus saya ambil di kantor. Jadilah saya (ditemani suami) menerjang badai salju ๐Ÿ˜…

Continue reading “Badai Salju 2019”
Administrasi, Living in Quebec, Visa

Perpanjangan Study & Work Permit Kanada

Karena suami pindah dari master ke doktoral, ijin belajar suami dan ijin kerja saya harus diperbaharui. Tentu saja suami harus merubah CAQ terlebih dulu. Setelah berbagai drama aplikasi CAQ (demo staf kampus, tidak ada perubahan status di situs MIDI, dll), alhamdulillah CAQ dikirim ke rumah. Lalu kami memulai aplikasi di imigrasi federal kanada.

Continue reading “Perpanjangan Study & Work Permit Kanada”