Melancong ke Ontario

Rangkaian liburan OttawaTorontoNiagara di akhir musim dingin lalu, benar-benar kami syukuri. Saat itu covid-19 masih baru 1-2 kasus di Kanada. Hampir saja kami membatalkan perjalanan karena ada demo yang menutup jalur kereta api. Tapi alhamdulillah akhirnya sesuai rencana awal. Kalau diundur, mungkin kami ga akan pernah melakukan perjalanan ini 😅

Jadi, karena semua tiket kereta kami dibatalkan, kami harus mencari moda transportasi yang lain. Satu-satunya yang memungkinkan hanyalah bus. Harga tiket pesawat di detik-detik terakhir sungguh tidak sopan. Ga ada moda transportasi yang satu kali jalan untuk QC – Ottawa. Yowis, jadilah ini rute perjalanan kami

Continue reading “Melancong ke Ontario”

Jalan-Jalan di Toronto

Setelah puas jalan-jalan di Niagara, hari berikutnya kami ‘menjelajah’ Toronto. Tujuan kami
(1) bertemu teman pak suami,
(2) Royal Ontario Museum (ROM) dan
(3) bebas, gimana nanti 😆

Penting ditegaskan ‘agenda gimana nanti’ karena saya biasanya suka pengen jelas tujuannya – harus persiapan peta, menentukan naik apa, makan di mana, etc, etc. Intinya, saya ini bawel memastikan semua akan lancar dan baik-baik aja. Bakalan merepet kalo ga sesuai rencana. Sementara suami, kebalikan. Dia tipe yang gimana-ntar-deh. Tapi kalo dah sepakat ga jelas, saya oke juga..jadinya ga berekspektasi, alias pasrah sama sikon.. wkwkwkk.. 😆

Gooderham Building, tak jauh dari Pasar St. Lawrence
Continue reading “Jalan-Jalan di Toronto”

Membuat Tempe di Rumah

Salah satu hikmah ‘dikirim’ ke Kanada, kami jadi belajar membuat tempe di rumah. Emangnya ga ada tempe di sana? Ada kok, makin ke sini, makin banyak jenis dan merk. Awalnya hanya dijual di toko organik. Tapi sekarang hampir di setiap supermarket ada. Variannya juga banyak: tempe kedelai, tempe qinoa, campur sayur, dll. Harganya bervariasi, antara C$3,79 – C$5,99.

Pernah coba beberapa kali, tapi rasanya kurang ‘pas’. Iya dong, sebagaimana orang Prancis picky sama keju, wajar kita picky sama tempe, ahahaha… Akhirnya terjawab, apa yang bikin beda. Semua tempe yang dijual di sini, beku. Ahay! Gimana kalo bikin sendiri?

Continue reading “Membuat Tempe di Rumah”

Perpanjangan Study Permit dan OWP (Lagi!)

Iya, kami harus memperpanjang study permit suami dan OWP saya 😅. Rasanya baru kemarin berkutat dengan aneka dokumen itu yaaa.. Kok udah harus urus perpanjangan lagi.. Ini kali kelima saya berurusan sama IRCC.

  1. Waktu apply study permit & TRV suami
  2. TRV saya (iya, krn yang pertama kan salah submit medical check up ya)
  3. OWP saya
  4. Ganti study permit suami ke PhD (dan otomatis OWP saya juga harus ganti)
  5. Perpanjangan study permit & OWP karena paspor habis

Karena CAQ masih ada, aplikasi kali ini langsung ke imigrasi Kanada (IRCC). Alhamdulillah lumayan irit waktu beberapa minggu 😅

Continue reading “Perpanjangan Study Permit dan OWP (Lagi!)”

Pindah ke Kanada?

Ada beberapa teman saya di Indonesia yang mengatakan ingin pindah ke Kanada. Sepertinya Kanada terlihat menggiurkan yaa… Negaranya luas, udara bersih, tenang, alamnya cantik dan menarik. Jujur saja, sebelum berangkat ke sini, kami sempat tertarik untuk menetap beberapa di Kanada. Saya bahkan sudah menyiapkan SKCK jika sewaktu-waktu bisa apply PR.

Tapi apa iya Kanada seindah yang dibayangkan? Jawabannya, tergantung…hehehe.. Iya, tergantung situasi masing-masing orang. Ga bisa disamaratakan karena pasti kondisi setiap orang berbeda-beda. Seperti saat aplikasi visa. Si A bisa lolos, si B enggak. Padahal sekilas kondisinya sama. Tapi mungkin jika ditilik lebih jauh lagi, ternyata berbeda.

Ada beberapa hal yang harus benar-benar dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk pindah ke Kanada.

Continue reading “Pindah ke Kanada?”

Pesiar di Niagara

Konon belum sah ke Kanada kalau belum ke Niagara. Beklah, supaya afdol, menjelang akhir musim dingi lalu kami berkunjung ke Niagara.

Kenapa pas menjelang akhir musim dingin? Ya, pak suami kan suka pepotoan ya. Dia pengen foto yang beda. Kalo pas musim panas kan udah banyak tuh, aer doang. Selain itu, pas musim ini biasanya pengunjungnya ga banyak. Artinya, transport & akomodasi lebih murah daripada saat high season *yaelah, bilang aja pengen irit 😆

Continue reading “Pesiar di Niagara”

Jalan-Jalan ke Ottawa

Pertengahan tahun ini masa berlaku paspor kami habis. Sejak akhir tahun lalu, saya sudah mengajukan cuti di akhir Februari untuk memperpanjang paspor. Eh, lha kok ndilalah, tempo hari KBRI warung konsuler di Quebec. Alhamdulillah yaa… Tapi karena mamak terlanjur mengajukan cuti, marilah kita tetep jalan-jalan. Itung-itung refreshing buat Pak Suami yang sedang puyeng dengan disertasinya..hehe… Liburan ini kami berencana ke Ottawa, mengunjungi teman suami di Toronto, lalu ke Niagara.

Gedung Parlemen di Ottawa
Continue reading “Jalan-Jalan ke Ottawa”

Lebaran Kelima di Kanada

Selamat berlebaran yaa.. Mohon dimaafkan untuk khilaf kata dalam tulisan 😊🙏

Lebaran kali ini, rasanya berbeda dengan lebaran-lebaran sebelumnya. Setelah sholat ied, biasanya kami buat semacam open house kecil-kecilan di rumah. Tapi di masa pandemi ini, jangankan bikin open house ya. Berkumpul di luar ruang pun dibatasi maksimal 10 orang dari 3 keluarga berbeda (plus jaga jarak minimal 2 meter). Ngeri sama dendanya 😅

Continue reading “Lebaran Kelima di Kanada”

Belanja ‘Sembako’ Indonesia di Kanada

Salah satu hal penting untuk mendukung keberlangsungan hidup di perantauan adalah pasokan sembako Indonesia: kecap, mie instan, kerupuk, aneka jajanan micin, gula merah, dll.

Di kota Quebec ada sih beberapa jenis kaya kecap manis AB*, Ind*mie dan permen jahe. Kalo pengen yang lebih lebih lengkap, paling deket ya harus ke Montreal. Tapi di masa pandemi ini pemerintah menganjurkan untuk mengurangi perjalanan non-esesial. Apalagi Montreal cukup banyak jumlah kasus terkorfirmasi (per Senin, 27 April 2020 Montreal 12.034, total Provinsi Quebec 24.982).

Continue reading “Belanja ‘Sembako’ Indonesia di Kanada”